Tempat Pelatihan
SHANKARA WELDING TRAINING CENTER
Di tahun 2022, Negara Korea Selatan memberikan berita baik yakni membutuhkan ribuan pekerja bagi warga negara asing untuk dapat bekerja di industri galangan kapal Korea Selatan. Melihat kesempatan emas ini, Indonesia membuka peluang bagi warga negaranya melalui skema Private to Private (P to P) melalui visa E-7 untuk dapat mengirim calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ke Korea Selatan. Peluang ini yang membuat LPKS SHANKARA membuka welding training center pada tahun 2022 dan menawarkan progam Welder P to P E7-3 Korea Selatan.
LPKS Shankara memulai perekrutan pada bulan Juli 2022 kepada seluruh calon kadidat di Indonesia yang memiliki pengalaman bekerja di industri welding minimal selama 2 tahun dibuktikan dengan sertifikat kerja dan packlaring (surat pengalaman kerja). Dimulai pada bulan Desember 2022, LPKS Shankara mulai meresmikan kegiatan pelatihan dengan pendaftar awal sejumlah 18 siswa.
Fasilitas Training Center Lengkap
Shankara Welding Training Center memiliki fasilitas sangat menunjang, dengan total 46 unit FCAW GMAW 26 unit GTAW 10 unit SMAW 10 unit mesin yang kami impor langsung dari Korea Selatan dan menggunakan material salah satu contohnya wire yang ukurannya disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan di industri galangan kapal yang ada di korea selatan yakni 1,4 mm. Inspektur Welding di LPKS Shankara berkompeten sudah memiliki pengalaman bekerja di industri galangan kapal Korea Selatan selama puluhan tahun dan merupakan warga asli Korea Selatan, selain itu juga dibantu dengan pengajar bersertifikat Welding Instruktur untuk memberikan pengajaran sesuai kebutuhan di Korea Selatan dan standar industri galangan kapal. Kelebihan lain yang kami tawarkan apabila mengikuti pelatihan di LPKS kami, yakni skill welding position yang kami ajarkan tidak hanya 3G FCAW. Kami juga membekali para siswa dengan skill posisi pengelasan 1G, 2G, 1 F, 2F dan 3F FCAW (Flux Cored Arc Welding). Tentu tidak hanya diberikan skill Welder saja siswa kami juga diberikan pelatihan bahasa Korea untuk menunjang kemampuan berkomunikasi agar nantinya mereka sudah siap dan mampu bekerja di lapangan.
Tenaga Kerja Terampil Bersertifikat
Pelatihan bagi kandidat di LPKS Shankara diberikan kurang lebih selama 30 hari. Kami yang telah bekerjasama dengan LSP – BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) akan memberikan ujian BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang merupakan ujian pertama yang harus dilalui siswa untuk dapat mengeluarkan sertifikat ahli kompetensi yang legal dan diakui oleh Negara Indonesia. Setelah ujian BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), kandidat yang memenuhi lulus ujian dan memenuhi kualifikasi akan melanjutkan ujian KOSHIPA.
KOSHIPA (Korea Offshore & Shipbuilding Association) adalah organisasi yang ditunjuk oleh pihak Korea Selatan untuk menyeleksi kelayakan Calon Pekerja Migran yang akan bekerja di industri galangan kapal di Korea Selatan. Setelah dinyatakan lulus ujian KOSHIPA, baru siswa tersebut bisa dinyatakan sebagai Calon Pekerja Migran skill Welder dalam Progam P to P Korea Selatan dan dapat diproses untuk diberangkatkan.
Welder ke Korea Selatan, Jepang, dan Indonesia
LPKS SHANKARA berkomitmen untuk menghasilkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang mampu bekerja, bersaing dan mampu berbahasa asing (bahasa Korea Selatan). Kami sudah menerbangkan sejumlah 29 kandidat melalui PT. DELLA FADHIL ANUGRAH yang ditempatkan di Hyundai Mipo dan Youngjo Industri per September 2023. Hingga saat ini terhitung sejak pelatihan dibuka pada bulan Desember 2022 sampai dengan bulan Oktober 2023, kami memiliki siswa sejumlah 335 orang yang telah lulus ujian BNSP dan memiliki sertifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Sejumlah 335 siswa sedang menunggu jadwal ujian KOSHIPA pada bulan November sampai Desember 2023 untuk bisa segera diberangkatkan dan bekerja di industri galangan kapal di Korea Selatan.
Sejak didirikan LPKS Shankara telah berpegalaman dalam mendidik banyak tenaga kerja welder berkompeten dan memperkenalkan para welder tidak hanya ke Korea Selatan, melainkan juga ke Jepang melalui Program Tokutei Ginou 1 maupun magang, dan ke berbagai pabrik-pabrik Jepang dan Korea Selatan yang berada di Indonesia.
Ruang Kelas
LPKS Shankara memiliki 2 kelas berukuran besar degan kepasitas 25 orang per kelas dari 3 ruang kelas kecil dengan kapasitas 15 orang per kelas
Ruang Asrama
LPKS Shankara memiliki 2 asrama berukuran cukup besar dengan kepasitas 32 orang per asrama
Lapangan
LPKS Shankara memiliki 1 lapangan untuk kegiatan peserta didik seperti upacara, olahraga, dll
